Berikut karya teman teman XII-6
karya 1
Aktivitas Pasar ikan di desa Tasik Agung Rembang
Nama anggota:
-ANASTASYA PUTRI RAHMADANI (4)
-ANDHIKA ADITYAWARDANA (5)
-DISTA NUR ROFI'AH (16)
-ELSA SYAFA YUNANTO (17)
-LULUK MINKHATUL MAULA (20)
-SASYA FITRI RISYANUVI (30)
1. Luluk & Elsa (Minggu 16-11-2025)
Puku(06.11)
Kita melihat orang banyak orang sedang memilah-milah ikan di
pasal pelelangan ikan. Ada banyak jenis ikan yang kita jumpai diantaranya ikan moto gedhe,Ikan cucut,ikan
pindang,bukur,ikan dorangan dan banyak jenis lainnya.Kita di sana sedang
mengamati para pekerja sedang menimbang ikan dan di samakan jenisnya untuk di
setor dan di jual belikan.Penghasilan orang yg memilah milah itu Rp.45.000
selama 2 jam. Banyak orang yang membeli ikan di pasar pelelangan datipada di
tempat lain untuk mendapatksn harga yang lebih murah.Para Pegawaii mulai
memilah ikan-ikan mulai dari jam 06.00
2. Sasya & Ana (Senin 17-11-2025)
Pukul(13.00)
Suasanan di pelelangan pada saat kita pulang sekolah sudah
mulai sepi karena ikan sudah disetorkan untuk menjaga kesegaran ikan.Jika masih
ada sisa ikan yangbelum disetor,mereka membekukanbikanbtersebut dengan
sementara.Di jam pulang sekolah sekitar pukul 3 sore para pekerja disana sudah
mulai pulang,dan pekerja yang kita wawancarai mereka pekerja yang ikut
kapal-kaoal besar untuk mencari ikan.Mereka melaut selama berbulan-bulan, dari
Tasik Agung ke Madura hingga keluar pulau, setelah mereka akan mendapat banyak
ikan mereka kembali ke pelabuhan tasikagung, mereka diberi waktu istirahat
selama dua minggu sebelum berangkat kembalil mencari ikan.
3. Adit&Wikky (Selasa 18-11-2025)
Pukul(15.30)
karya 2
LAPORAN OBSERVASI PASAR REMBANG
Anggota Kelompok:
- Afiyah Qothrin Nada (1)
- Casela Rahma Natasya (12)
- Devi Yovaniza (14)
- M. Syahid Benta (23)
- Radita Nurmayanti (27)
- Rasya Alfarizy Alkansa (28)
Kesepakatan Observasi
Kelompok kami bersepakat untuk
melakukan observasi di Pasar Rembang. Observasi dilakukan pada hari dan waktu
yang berbeda oleh 6 anggota kelompok, masing-masing anggota kelompok
melihat/mendapatkan peristiwa yang berbeda-beda pada sekeliling pasar.
Rasya Alfarizy Alkansa– Kamis, 13
November 2025
Pukul: 16.15 WIB
●
Melihat
banyak pedagang ikan yang masih buka dipinggir jalan
●
Pedagang di
dalam pasar mulai tutup lapak
●
Terdapat
banyak penjual bunga untuk ziarah malam jumat (nyekar) di sekeliling pasar
●
Terdapat
penjual lontong sate & martabak
●
Terdapat
petugas kebersihan
●
Kondisi
mulai sepi dan tidak ada tukang parkir
Devi Yovaniza – Jum'at, 14 November
2025
Pukul: 15.00 WIB
●
Pasar tidak
seramai pada Pagi - Siang hari
●
Bagian pasar
yang ramai didominasi oleh pedagang pinggiran yaitu pedagang sayur, ikan, dan
kebutuhan pokok
●
Pembeli
datang untuk belanja makan malam, pedagang yang berada didalam pasar mulai
tutup
●
Terdapat
beberapa sampah di sekeliling pasar (plastik, sayuran layu)
●
Banyak
penjual nasi siap saji di sekeliling pasar yang sedang menyiapkan dagangannya
●
Penjual yang
berada didalam pasar beberapa sudah tutup
●
Terdapat
penjual chiken & nasi siap saji
Radita Nurmayanti – Sabtu, 15 November
2025
Pukul:
08.50 WIB
●
Melihat
pedagang pakaian dan kelontong mulai buka
●
Suasana
panas dan aktivitas tawar-menawar berlangsung aktif
●
Jalanan
padat kendaraan seperti mobil pick up, sepeda motor hingga truk, sehingga
terjadi kemacetan di sekeliling pasar
●
Pedagang
bagian sayur mayur dan daging mulai ramai pembeli
●
Terdapat
tukang parkir & motor banyak tersusun rapi
●
Toko emas
mulai buka
●
Terdapat
tukang becak & dokar di sekeliling pasar
Afiyah Qothrin Nada – Minggu, 16
November 2025
Pukul: 05.15 WIB
●
Melihat
banyak pembeli silih berganti, terutama pedagang buah dan sayuran (makanan
pokok) yang mulai ramai
●
Lalu lintas
sekitar pasar tidak sepadat saat Siang hari
●
Suasana
masih sejuk dan bersih, melihat banyak warung makan yang buka
●
Terdapat
banyak pedagang buah-buahan dan daging yang ramai pembeli
●
Terdapat
penjual kue & jajanan pasar
●
Pedagang di
dalam pasar mulai mempersiapkan dagangannya
●
Beberapa
kedai/toko masih tutup
●
Terdapat
beberapa tukang becak yang mengangkut belanjaan
Casela Rahma Natasya– Minggu, 16
November 2025
Pukul: 12.00 WIB
●
Melihat
kondisi pasar cukup ramai dibagian pakaian
●
Terdapat
sampah plastik di beberapa sudut
●
Banyak motor
parkir serta penjaga parkir
●
Suasana
panas dan padat
●
Terdapat
banyak tukang becak di bagian timur Pasar dekat gapura, sebagaian becak masih
manual (digoyah) dan beberapa terdapat becak listrik
●
Hampir semua
toko sudah buka dan ramai pembeli
●
Terdapat
orang yang berangkat sholat (Dzuhur)
●
Terdapat
penjual es teh & es dawet
M. Syahid Benta – Senin, 17 November
2025
Pukul: 17.10 WIB
●
Melihat
sebagian pedagang mulai menutup lapak.
●
Pasar mulai
lengang, tetapi pedagang makanan siap saji masih ramai di pinggir jalan
●
Terdapat petugas kebersihan yang membersihkan sampah
disekitar pasar.
●
Terdapat
penjual pukis
● Terdapat penjual nasi goreng & nasi uduk
● Terdapat penjual masker di bundaran pasar
Dampak globalisasi
terhadap observasi:
karya 3
LAPORAN OBSERVASI PERUBAHAN SOSIAL
"Perubahan Cara Pembayaran di
Toko Klontong Melalui penggunaan QRIS"
Anggota Kelompok:
Ahmad Farel (2)
Anggun Mei Syahra (12)
Clara Khulwa K. (13)
Ikke Fikriyah (18)
Siti Nur Rohamah Hidayati (31)
Valeria Yentika Gitana S. (33)
Kesepakatan Observasi
Kelompok kami bersepakat untuk melakukan observasi di Desa
Randuagung. Observasi kami mengarah pada perubahan sosial, yaitu dengan
perubahan metode pembayaran dalam toko klotong yang berubah menggunakan
pembayaran dengan metode QRIS di desa yang kami observasi. Kami mengamati salah
satu toko klontong terdekat dari rumah salah satu anggota kelompok kami, toko
tersebut bernama Toko Hesti. Kami bersepakat untuk mengamati di waktu yang
berbeda dengan satu atau dua orang berpasangan.
OBSERVASI
1. Pengamatan Wawa dan Farel - Minggu, 16 November 2025
Pukul: 10.19 WIB
Saat akhir pekan atau hari minggu, Wawa dan Farel melihat
bahwa toko klontong tersebut cukup ramai karena banyak warga yang berbelanja
kebutuhan mingguan dari kebutuhan dapur, kebutuhan mencuci, kebutuhan mandi
dllnya. Kebanyakan pembeli - pembeli tersebut masih menggunakan metode
pembayaran uang tunai. Pemilik toko mengatakan bahwa pelanggan yang datang di
hari Minggu biasanya orang - orang yang lebih tua, sehingga tidak ada yang
menggunakan QRIS.
2. Pengamatan Vale – Senin, 17 November 2025
Pukul: 05.49 WIB
Vale melihat bahwa pada pagi hari, kebanyakan pembelinya
ibu-ibu yang membeli kebutuhan dapur untuk membuat sarapan pagi. Vale melihat
ibu - ibu tersebut melakukan pembayaran dengan uang tunai. Karena ibu - ibu
sudah terbiasa membawa uang belanja dan juga kurang tahu dalam penggunaan QRIS.
3. Pengamatan Anggun dan Siti – Senin, 17 November 2025
Pukul: 15.59 WIB
Pada sore hari, Siti dan Anggun kebetulan melihat pembeli
usia remaja dan pekerja muda. Mereka membeli rokok dan jajan jajanan. Seorang
pekerja muda terlihat melakukan pembayaran dengan menggunakan QRIS. Kami berdua
mencatat lebih cepat melakukan pembayaran menggunakan QRIS dari pada uang
tunai. Karena apabila menggunakan uang tunai dapat memperlambat antrean
pembayaran disebabkan oleh pengembalian pembeli yang harus di carikan dahulu
dan di hitung dulu. Pemilik toko tersebut juga mengatakan bahwa pada saat sore
hari banyak pekerja muda yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS karena
cepat dan praktis dari pada menggunakan pembayaran tunai.
4. Pengamatan Ike – Senin, 17 November 2025
Pukul: 19.37 WIB
Ikke melihat pembeli pada malam hari lebih beragam. Ada ibu
rumah tangga, bapak-bapak, dan beberapa anak - anak. Menurut pengamatannya,
banyak pembeli yang membayar dengan menggunakan uang tunai tetapi juga ada yang
menggunakan QRIS bagi mereka yang sudah mengetahui begitu praktisnya membayar
menggunakan QRIS.
KESIMPULAN
Dari observasi yang telah kami laksanakan dapat disimpulkan
bahwa penggunaan QRIS bisa membawa perubahan sosial dalam kebiasaan masyarakat
untuk melakukan pembayaran. Dan juga penggunaan QRIS banyak dilakukan oleh
pekerja muda dan orang tua yang sudah paham akan penggunaan QRIS.Tetapi
penggunaan QRIS masih dominan digunakan para pekerja muda karena para pekerja
muda lebih cepat beradaptasi dan lebih berfikir kritis untuk memilih pembayaran
digital karena dianggap lebih praktis, cepat, dan tidak memerlukan uang tunai.
Sementara itu, pembeli yang lebih tua masih dominan menggunakan pembayaran uang
tunai karena belum terbiasa dengan teknologi dan sudah terbiasa menggunakan
pembayaran tunai.
karya 4
LAPORAN OBSERVASI PERUBAHAN SOSIAL
“Transformasi Pembajakan dari Hewan ke Mesin”
Anggota kelompok:
•
Ardila Putri
Fika A(07)
•
Imroatun Bella
W(19)
•
Maysarofatun
Ananda(21)
•
Mayshireen Anastasya(22)
•
Muhammad Kamal M(24)
•
Stevanda Nashwa L(32)
Kesepakatan Observasi
Kelompok kami bersepakat untuk melakukan observasi
di Desa Gunungsari. Observasi
kami mengarah pada perubahan sosial, yaitu dengan perubahan Pembajakan sawah dari hewan ternak ke alat mesin.Kami bersepakat untuk mengamati
di waktu yang sama dengan bersama sama menjelajahi sawah dengan pemandangan hijau.
Observasi
1. Ardila putri vika amelia(07)
17/11/2025 pukul 15.30
Sore hari saya dan teman teman melakukan observasi di sawah
tepatnya di Desa Gunungsari. Disana saya melihat ada pembajak sawah yang sedang
membajak sawah dengan menggunakan traktor. Pembajak tersebut terlihat lihai
dalam mengendalikan traktor seperti mengatur arah belokan dan menjalankan dengan lancar. Traktor tersebut
di beri alat pada ujung
bawah yang di
sebut garu (berbentuk seperti sisir namun terbuat
dari besi). Saat dijalankan traktor
berkeliling dengan garu tersebut. Sehingga
tekstur tanah menjadi gembur
dan mudah di tanami.
2. Imroatun Bella Wahyuni(1G)
Tanggal 17/11/2025 pukul 15.00
Saya dan teman saya melakukan observasi di desa Gunungsari.Di dalam perjalanan saya melihat ada seorang bapak-bapak yang sedang membajak sawah menggunakan mesin traktor.Di sana juga ada anak-anak yang sedang bermain.kami juga melakukan observasi ke sawah dan ada yang sedang daud,membajak sawah ,dan ibu-ibu yang sedang menanam padi.Ada juga yang mencari rumput untuk pakan ternak.Di sawah juga ada anak kecil yang sedang bermain layang-layang.Di dalam perjalanan ada ibu-ibu yang habis nyelepno gabah/padi.Ada juga yang sedang bersantai di teras rumahnya.
3. Mayshireen Anastasya (22)
Tanggal 17/11/2025 pukul 15.00
Saya dan teman saya melakukan observasi di desa Gunungsari. Diperjalanan sekitar pukul 15.00 saya melihat pemandangan hijau(sawah) yang terdapat orang orang yang lagi sibuk disawahnya. Saya dan teman teman saya menjelajahi sawah pada pukul 15.30 dengan berjalan kaki sambil menikmati sawah. Dari penglihatan saya,saya melihat anak anak sedang bermain air dan main layang layang,terdapat juga ada ibu ibu yang sedang menanam padi,ada bapak bapak yang sedang mentraktor(membajak sawah menggunakan mesin), terdapat juga bapak bapak membawa rumput dimotor. Disana terdapat berbagai tanaman,ada padi,terong,cabe,krai (seperti timun).
4. Stevanda Nashwa L (32)
Tanggal 17/11/2025 pukul 15.00
Saya dan teman-teman kelompok saya melakukan observasi di desa Gunungsari. Didalam perjalanan saya melihat para petani membajak sawah dengan menggunakan traktor.Di sana juga ada orang yang masuk ke kandang perternakan ayam.Saat tiba disawah,saya melihat ada anak-anak bermain air dan layangan.Saya melihat langsung dari dekat petani yang sedang membajak sawah.Disana saya juga bertemu dengan bapak-bapak yang sedang ngarit.Selain itu ada juga ibu-ibu yang selesai nyelep gabah atau padi.Ada juga yang bersantai dan berkumpul dengan tetangga setelah kegiatan di sawah selesai.Saat perjalanan pulang,saya bertemu dengan anak-anak seusia smp sedang menikmati senja/nyore di pinggir sawah.
5. Muhammad Kamal M(24)
17/11/2025 pukul 15.00
Saya dan teman
saya melakukan observasi
di desa Gunungsari. Disawah saya melihat
orang yang sedang membajak sawah menggunakan traktor(mesin). Disana juga anak anak yang sedang bermain
layang layang bersama
teman temannya. Ada juga ibu ibu
sedang daud dan menanam padi.
6.
Maysarofatun Ananda
17/11/2025 pukul 15.30
Sore hari saya dan teman teman melakukan observasi di sawah dan lingkungan sekitar di Desa Gunungsari. Disana saya melihat
ada pembajak sawah yang sedang membajak
sawah dengan menggunakan traktor, ibu-ibu
yang sedang menam padi, Orang-orang yang sedang mencari rumput untuk ternaknya
,selain itu di sawah tersebut juga terdapat
anak-anak yang sedang bermain di
sawah bermain layang-layang.Pemandangannya indah dengan sawah yang dijau,dan air yang mengalir di sekitar sawah.Saat perjalanan
pulang terdapat anak-anak kecil berlarian bermain di pinggir jalan,
selain itu juga terdapat ibu-ibu yang
sedang duduk bersantai di depan rumah
nya.
Kesimpulan
Sekarang menggunakan traktor(mesin) sebagai alat
untuk membajak sawah,watu yang dibutuhkan lebih cepat bisa 1 hari tidak sampai
berminggu Minggu,biayanya lumayan
dibandingkan sama yang hewan lebih murah yang mesin karena waktu yang dibutuhkan
Cuma sehari atau 2 hari,tanah yang dibajak lebih merata
dibandingkan dengan yang hewan,tetapi tidak ramah lingkungan karena menghasilkan
karya 5
LAPORAN
OBSERVASI TK NUSA BHAKTI 1
● Anang
Riszki Hermansyah
● Arfian
Reza
● Aulia
Dania Nur S(09)
● Berlinda
Dwi Tristiyanti (11)
● Afrizal
Kesepakatan Observasi
Kelompok kami bersepakat untuk melakukan
observasi di TK NUSA BHAKTI
1 Ds.Pulo. Observasi dilakukan pada hari dan waktu yang sama masing-masing anggota kelompok melihat peristiwa yang berbeda-beda disekeliling TK NUSA BHAKTI 1.
OBSERVASI
1.Berlinda
18/November/2025
Saya melihat pak
petani yang sedang pulang dari sawah dan membawa rumput
Melihat anak-anak
yang sedang pulang bermain di lapangan .
Adanya selokan di
depan Tk Nusa Bhakti 1 Ds.Pulo untuk
pembuangan air yang kotor
Diare Tk tersebut
terdapat satu tempat untuk membeli jajan.
Jalan di desa
tersebut sudah bagus dan baik karena jalan sudah beraspal dan tidak ada
berlubang.
2.Rizal
18/November/2025
saat kita meng observasi tk tersebut telah banyak perubahan yang terjadi. sebelumnya taman bermain yang ada di halaman depan tidak layak, contohnya seperti ayunan yang sudah berkarat, besi besi nya yang tidak kokoh, perosotan nya kotor, tidak layak dll. sekarang semua nya sudah di perbaiki, ada penambahan keran air di depan, untuk anak' cuci tangan, praktek wudhu dll. kondisi tk tersebut sekarang sudah bagus dan layak untuk anak anak melakukan pembelajaran.
3.Aulia
18/November/2025
Saya dan teman-teman saya datang ke TK Nusa
Bhakti untuk melakukan observasi kita melihat lihat sekitar yang sudah berbeda
dengan yang dulu. Saya juga melihat bangunan TK yang sudah berubah,dan aspal
yang sudah tidak berlubang. Namun, pagar dan mainan di TK Nusa Bhakti itu sudah
amat tua bisa dikatakan juga mainan disana sudah berkarat dan pagarnya pun
sudah rapuh. Temboknya sudah tercat bagus namun ada satu sisi yaitu sisi kamar
mandi itu catnya berwarna hitam-hitam. Karena saya observasinya sore jadi saya
tidak bisa masuk kedalam TK Nusa Bhakti karena pagar sudah digembok. Setelah
saya observasi saya pun berjalan pulang
dan melihat banyak anak-anak kecil dan dewasa sedang bermain bola bersama.
4.Anang
18/November/2025
Observasi di TK Nusa Bhakti menunjukkan adanya
perbaikan, terutama di bangunan sekolah dan area bermain, namun masih ada
beberapa alat bermain yang masih belum diperbaiki. Bangunan sekolah terlihat
terawat dan berwarna, namun pagar kayu sudah lapuk dan perlu diperbaiki atau
diganti. Serta ada penambahan kran air yang bisa digunakan anak anak untuk
mencuci tangan dan sebagainya. Sementara itu, area bermain luar telah dipasang paving block, namun sebagian
paving block terlihat rusak atau tidak teratur dan terdapat rumput rumput liar
yang tumbuh di sela sela paving block. Jalanan disana pun sudah diperbaiki dari
yang awalnya berlubang.
5.Reza
18/November/2025
Saat saya dan teman teman saya mengobservasi TK NUSA BHAKTI sudah menunjukkan perubahan yang signifikan dibanding yang dulu seperti ayunan yang sudah diperbaiki. Di Area bermain sudah ditanami pohon pohon agar udara lebih sejuk. Yang kami lihat sudah ada penambahan kamar mandi, wifi, dan keran air. namun di sekitar area TK NUSA BHAKTI masih terdapat sampah. Didepan TK tersebut juga terdapat selokan untuk pembuangan air.
KESIMPULAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar