Selasa, 25 November 2025

Karya Kelas XII-6, November 2025

Berikut karya teman teman XII-6


karya 1

Aktivitas Pasar ikan di desa Tasik Agung Rembang

Nama anggota:

-ANASTASYA PUTRI RAHMADANI (4)

-ANDHIKA ADITYAWARDANA (5)

-DISTA NUR ROFI'AH (16)

-ELSA SYAFA YUNANTO (17)

-LULUK MINKHATUL MAULA (20)

-SASYA FITRI RISYANUVI (30)

-WIKKY FAJAR PRADITAMA (34)

1. Luluk & Elsa (Minggu 16-11-2025)

Puku(06.11)

Kita melihat orang banyak orang sedang memilah-milah ikan di pasal pelelangan ikan. Ada banyak jenis ikan yang kita jumpai  diantaranya ikan moto gedhe,Ikan cucut,ikan pindang,bukur,ikan dorangan dan banyak jenis lainnya.Kita di sana sedang mengamati para pekerja sedang menimbang ikan dan di samakan jenisnya untuk di setor dan di jual belikan.Penghasilan orang yg memilah milah itu Rp.45.000 selama 2 jam. Banyak orang yang membeli ikan di pasar pelelangan datipada di tempat lain untuk mendapatksn harga yang lebih murah.Para Pegawaii mulai memilah ikan-ikan mulai dari jam 06.00

2. Sasya & Ana (Senin 17-11-2025)

Pukul(13.00)


Suasanan di pelelangan pada saat kita pulang sekolah sudah mulai sepi karena ikan sudah disetorkan untuk menjaga kesegaran ikan.Jika masih ada sisa ikan yangbelum disetor,mereka membekukanbikanbtersebut dengan sementara.Di jam pulang sekolah sekitar pukul 3 sore para pekerja disana sudah mulai pulang,dan pekerja yang kita wawancarai mereka pekerja yang ikut kapal-kaoal besar untuk mencari ikan.Mereka melaut selama berbulan-bulan, dari Tasik Agung ke Madura hingga keluar pulau, setelah mereka akan mendapat banyak ikan mereka kembali ke pelabuhan tasikagung, mereka diberi waktu istirahat selama dua minggu sebelum berangkat kembalil mencari ikan.

3. Adit&Wikky (Selasa 18-11-2025)

Pukul(15.30) 


Saat kita tiba di TPI kita melihat banyak jalan-jalan berlubang yang terisi genangan air hutan.Di setiap mata memandang kita melihat banyak sekali sampah-sampah plastik yang berserakan.Saat itu kita juga melihat banyak kapat-kapal besar yang sedang bersandar di pelabuhan.Ada juga nelayan yang sedang mau berangkat mencari ikan.Di tepi laut banyak sekali orang yang sedang memancing dan juga ada orang yang sedang makan di warung di area TPI tersebut. Suasana di tempat pelelangan ikan sangat sunyi,dan waktu itu masih tercium bau amis.


karya 2

LAPORAN OBSERVASI PASAR REMBANG

Anggota Kelompok:

  1. Afiyah Qothrin Nada (1)
  2. Casela Rahma Natasya (12)
  3. Devi Yovaniza (14)
  4. M. Syahid Benta (23)
  5. Radita Nurmayanti (27)
  6. Rasya Alfarizy Alkansa (28)

Kesepakatan Observasi

Kelompok kami bersepakat untuk melakukan observasi di Pasar Rembang. Observasi dilakukan pada hari dan waktu yang berbeda oleh 6 anggota kelompok, masing-masing anggota kelompok melihat/mendapatkan peristiwa yang berbeda-beda pada sekeliling pasar.

 

Rasya Alfarizy Alkansa– Kamis, 13 November 2025

Pukul: 16.15 WIB

        Melihat banyak pedagang ikan yang masih buka dipinggir jalan

        Pedagang di dalam pasar mulai tutup lapak

        Terdapat banyak penjual bunga untuk ziarah malam jumat (nyekar) di sekeliling pasar

        Terdapat penjual lontong sate & martabak

        Terdapat petugas kebersihan

        Kondisi mulai sepi dan tidak ada tukang parkir

Devi Yovaniza – Jum'at, 14 November 2025

Pukul: 15.00 WIB

        Pasar tidak seramai pada Pagi - Siang hari

        Bagian pasar yang ramai didominasi oleh pedagang pinggiran yaitu pedagang sayur, ikan, dan kebutuhan pokok

        Pembeli datang untuk belanja makan malam, pedagang yang berada didalam pasar mulai tutup

        Terdapat beberapa sampah di sekeliling pasar (plastik, sayuran layu)

        Banyak penjual nasi siap saji di sekeliling pasar yang sedang menyiapkan dagangannya

        Penjual yang berada didalam pasar beberapa sudah tutup

        Terdapat penjual chiken & nasi siap saji

Radita Nurmayanti – Sabtu, 15 November 2025

Pukul:  08.50 WIB

        Melihat pedagang pakaian dan kelontong mulai buka

        Suasana panas dan aktivitas tawar-menawar berlangsung aktif

        Jalanan padat kendaraan seperti mobil pick up, sepeda motor hingga truk, sehingga terjadi kemacetan di sekeliling pasar

        Pedagang bagian sayur mayur dan daging mulai ramai pembeli

        Terdapat tukang parkir & motor banyak tersusun rapi

        Toko emas mulai buka

        Terdapat tukang becak & dokar di sekeliling pasar

Afiyah Qothrin Nada – Minggu, 16 November 2025

Pukul: 05.15 WIB

        Melihat banyak pembeli silih berganti, terutama pedagang buah dan sayuran (makanan pokok) yang mulai ramai

        Lalu lintas sekitar pasar tidak sepadat saat Siang hari

        Suasana masih sejuk dan bersih, melihat banyak warung makan yang buka

        Terdapat banyak pedagang buah-buahan dan daging yang ramai pembeli

        Terdapat penjual kue & jajanan pasar

        Pedagang di dalam pasar mulai mempersiapkan dagangannya

        Beberapa kedai/toko masih tutup

        Terdapat beberapa tukang becak yang mengangkut belanjaan

Casela Rahma Natasya– Minggu, 16 November 2025

Pukul: 12.00 WIB

        Melihat kondisi pasar cukup ramai dibagian pakaian

        Terdapat sampah plastik di beberapa sudut

        Banyak motor parkir serta penjaga parkir

        Suasana panas dan padat

        Terdapat banyak tukang becak di bagian timur Pasar dekat gapura, sebagaian becak masih manual (digoyah) dan beberapa terdapat becak listrik

        Hampir semua toko sudah buka dan ramai pembeli

        Terdapat orang yang berangkat sholat (Dzuhur)

        Terdapat penjual es teh & es dawet

M. Syahid Benta – Senin, 17 November 2025

Pukul: 17.10 WIB

        Melihat sebagian pedagang mulai menutup lapak.

        Pasar mulai lengang, tetapi pedagang makanan siap saji masih ramai di pinggir jalan

        Terdapat  petugas kebersihan yang membersihkan sampah disekitar pasar.

        Terdapat penjual pukis

        Terdapat penjual nasi goreng & nasi uduk

        Terdapat penjual masker di bundaran pasar 

Dampak globalisasi terhadap observasi:



     Terdapat kemajuan teknologi pada tukang becak yang biasanya penggunaan nya di goyah secara manual, kini sudah ada becak listrik yang dapat mengurangi tenaga, dengan teknologi yang canggih becak listrik dapat beroperasi di jalan-jalan dengan aman, karena hampir mirip dengan sepeda listrik yang terdapat gas & rem pada bagian becak. Beberapa becak listrik tersebut didapatkan dari program Presiden Bapak Prabowo Subianto, para pengguna becak sangat senang karena dapat mengefisien waktu karena lebih cepat, dan bagi pemilik becak lebih menghemat tenaga.

karya 3

LAPORAN OBSERVASI PERUBAHAN SOSIAL

"Perubahan Cara Pembayaran di Toko Klontong Melalui penggunaan QRIS"

Anggota Kelompok:

Ahmad Farel (2)

Anggun Mei Syahra (12)

Clara Khulwa K. (13)

Ikke Fikriyah (18)

Siti Nur Rohamah Hidayati (31)

Valeria Yentika Gitana S. (33)

Kesepakatan Observasi

Kelompok kami bersepakat untuk melakukan observasi di Desa Randuagung. Observasi kami mengarah pada perubahan sosial, yaitu dengan perubahan metode pembayaran dalam toko klotong yang berubah menggunakan pembayaran dengan metode QRIS di desa yang kami observasi. Kami mengamati salah satu toko klontong terdekat dari rumah salah satu anggota kelompok kami, toko tersebut bernama Toko Hesti. Kami bersepakat untuk mengamati di waktu yang berbeda dengan satu atau dua orang berpasangan.

OBSERVASI

1. Pengamatan Wawa dan Farel - Minggu, 16 November 2025

Pukul: 10.19 WIB

Saat akhir pekan atau hari minggu, Wawa dan Farel melihat bahwa toko klontong tersebut cukup ramai karena banyak warga yang berbelanja kebutuhan mingguan dari kebutuhan dapur, kebutuhan mencuci, kebutuhan mandi dllnya. Kebanyakan pembeli - pembeli tersebut masih menggunakan metode pembayaran uang tunai. Pemilik toko mengatakan bahwa pelanggan yang datang di hari Minggu biasanya orang - orang yang lebih tua, sehingga tidak ada yang menggunakan QRIS.

2. Pengamatan Vale – Senin, 17 November 2025

Pukul: 05.49 WIB

Vale melihat bahwa pada pagi hari, kebanyakan pembelinya ibu-ibu yang membeli kebutuhan dapur untuk membuat sarapan pagi. Vale melihat ibu - ibu tersebut melakukan pembayaran dengan uang tunai. Karena ibu - ibu sudah terbiasa membawa uang belanja dan juga kurang tahu dalam penggunaan QRIS.

3. Pengamatan Anggun dan Siti – Senin, 17 November 2025

Pukul: 15.59 WIB

Pada sore hari, Siti dan Anggun kebetulan melihat pembeli usia remaja dan pekerja muda. Mereka membeli rokok dan jajan jajanan. Seorang pekerja muda terlihat melakukan pembayaran dengan menggunakan QRIS. Kami berdua mencatat lebih cepat melakukan pembayaran menggunakan QRIS dari pada uang tunai. Karena apabila menggunakan uang tunai dapat memperlambat antrean pembayaran disebabkan oleh pengembalian pembeli yang harus di carikan dahulu dan di hitung dulu. Pemilik toko tersebut juga mengatakan bahwa pada saat sore hari banyak pekerja muda yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS karena cepat dan praktis dari pada menggunakan pembayaran tunai.

4. Pengamatan Ike – Senin, 17 November 2025

Pukul: 19.37 WIB

Ikke melihat pembeli pada malam hari lebih beragam. Ada ibu rumah tangga, bapak-bapak, dan beberapa anak - anak. Menurut pengamatannya, banyak pembeli yang membayar dengan menggunakan uang tunai tetapi juga ada yang menggunakan QRIS bagi mereka yang sudah mengetahui begitu praktisnya membayar menggunakan QRIS.

KESIMPULAN

Dari observasi yang telah kami laksanakan dapat disimpulkan bahwa penggunaan QRIS bisa membawa perubahan sosial dalam kebiasaan masyarakat untuk melakukan pembayaran. Dan juga penggunaan QRIS banyak dilakukan oleh pekerja muda dan orang tua yang sudah paham akan penggunaan QRIS.Tetapi penggunaan QRIS masih dominan digunakan para pekerja muda karena para pekerja muda lebih cepat beradaptasi dan lebih berfikir kritis untuk memilih pembayaran digital karena dianggap lebih praktis, cepat, dan tidak memerlukan uang tunai. Sementara itu, pembeli yang lebih tua masih dominan menggunakan pembayaran uang tunai karena belum terbiasa dengan teknologi dan sudah terbiasa menggunakan pembayaran tunai.


karya 4

LAPORAN OBSERVASI PERUBAHAN SOSIAL

“Transformasi Pembajakan dari Hewan ke Mesin”

Anggota kelompok:

                     Ardila Putri Fika A(07)

                     Imroatun Bella W(19)

                     Maysarofatun Ananda(21)

                     Mayshireen Anastasya(22)

                     Muhammad Kamal M(24)

                     Stevanda Nashwa L(32)

Kesepakatan Observasi

Kelompok kami bersepakat untuk melakukan observasi di Desa Gunungsari. Observasi kami mengarah pada perubahan sosial, yaitu dengan perubahan Pembajakan sawah dari hewan ternak ke alat mesin.Kami bersepakat untuk mengamati di waktu yang sama dengan bersama sama menjelajahi sawah dengan pemandangan hijau.

Observasi
1.  Ardila putri vika amelia(07)

17/11/2025 pukul 15.30

Sore hari saya dan teman teman melakukan observasi di sawah tepatnya di Desa Gunungsari. Disana saya melihat ada pembajak sawah yang sedang membajak sawah dengan menggunakan traktor. Pembajak tersebut terlihat lihai dalam mengendalikan traktor seperti mengatur arah belokan dan menjalankan dengan lancar. Traktor tersebut di beri alat pada ujung bawah yang di sebut garu (berbentuk seperti sisir namun terbuat dari besi). Saat dijalankan traktor berkeliling dengan garu tersebut. Sehingga tekstur tanah menjadi gembur dan mudah di tanami.

2. Imroatun Bella Wahyuni(1G)

Tanggal 17/11/2025 pukul 15.00

Saya dan teman saya melakukan observasi di desa Gunungsari.Di dalam perjalanan saya melihat ada seorang bapak-bapak yang sedang membajak sawah menggunakan mesin traktor.Di sana juga ada anak-anak yang sedang bermain.kami juga melakukan observasi ke sawah dan ada yang sedang daud,membajak sawah ,dan ibu-ibu yang sedang menanam padi.Ada juga yang mencari rumput untuk pakan ternak.Di sawah juga ada anak kecil yang sedang bermain layang-layang.Di dalam perjalanan ada ibu-ibu yang habis nyelepno gabah/padi.Ada juga yang sedang bersantai di teras rumahnya.

3. Mayshireen Anastasya (22)

Tanggal 17/11/2025 pukul 15.00

Saya dan teman saya melakukan observasi di desa Gunungsari. Diperjalanan sekitar pukul 15.00 saya melihat pemandangan hijau(sawah) yang terdapat orang orang yang lagi sibuk disawahnya. Saya dan teman teman saya menjelajahi sawah pada pukul 15.30 dengan berjalan kaki sambil menikmati sawah. Dari penglihatan saya,saya melihat anak anak sedang bermain air dan main layang layang,terdapat juga ada ibu ibu yang sedang menanam padi,ada bapak bapak yang sedang mentraktor(membajak sawah menggunakan mesin), terdapat juga bapak bapak membawa rumput dimotor. Disana terdapat berbagai tanaman,ada padi,terong,cabe,krai (seperti timun).

4. Stevanda Nashwa L (32)

Tanggal 17/11/2025 pukul 15.00

Saya dan teman-teman kelompok saya melakukan observasi di desa Gunungsari. Didalam perjalanan saya melihat para petani membajak sawah dengan menggunakan traktor.Di sana juga ada orang yang masuk ke kandang perternakan ayam.Saat tiba disawah,saya melihat ada anak-anak bermain air dan layangan.Saya melihat langsung dari dekat petani yang sedang membajak sawah.Disana saya juga bertemu dengan bapak-bapak yang sedang ngarit.Selain itu ada juga ibu-ibu yang selesai nyelep gabah atau padi.Ada juga yang bersantai dan berkumpul dengan tetangga setelah kegiatan di sawah selesai.Saat perjalanan pulang,saya bertemu dengan anak-anak seusia smp sedang menikmati senja/nyore di pinggir sawah.

5. Muhammad Kamal M(24)

17/11/2025 pukul 15.00

Saya dan teman saya melakukan observasi di desa Gunungsari. Disawah saya melihat orang yang sedang membajak sawah menggunakan traktor(mesin). Disana juga anak anak yang sedang bermain layang layang bersama teman temannya. Ada juga ibu ibu sedang daud dan menanam padi.


6. Maysarofatun Ananda

17/11/2025 pukul 15.30

Sore hari saya dan teman teman melakukan observasi di sawah dan lingkungan sekitar di Desa Gunungsari. Disana saya melihat ada pembajak sawah yang sedang membajak sawah dengan menggunakan traktor, ibu-ibu yang sedang menam padi, Orang-orang yang sedang mencari rumput untuk ternaknya ,selain itu di sawah tersebut juga terdapat anak-anak yang sedang bermain di sawah bermain layang-layang.Pemandangannya indah dengan sawah yang dijau,dan air yang mengalir di sekitar sawah.Saat perjalanan pulang terdapat anak-anak kecil berlarian bermain di pinggir jalan, selain itu juga terdapat ibu-ibu yang sedang duduk bersantai di depan rumah nya.

Kesimpulan


Setelah kita wawancara mengenai perubahan Pembajakan sawah kita memperoleh perbedaannya yaitu 
Dulu menggunakan hewan ternak seperti sapi dan kerbau sebagai alat untuk membajak sawah, memerlukan waktu yang lama bisa sampai berbulan atau beberapa minggu,tanah yang dibajak juga kurang merata,biaya yang dibutuhkan juga lebih banyak karena waktunya yang lama,tetapi lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan polusi.

Sekarang menggunakan traktor(mesin) sebagai alat untuk membajak sawah,watu yang dibutuhkan lebih cepat bisa 1 hari tidak sampai berminggu Minggu,biayanya lumayan dibandingkan sama yang hewan lebih murah yang mesin karena waktu yang dibutuhkan Cuma sehari atau 2 hari,tanah yang dibajak lebih merata dibandingkan dengan yang hewan,tetapi tidak ramah lingkungan  karena  menghasilkan polusi. Traktor hanya diisi dengan bensin dan dijalankan menggunakan tangan.


karya 5

LAPORAN OBSERVASI TK NUSA BHAKTI 1

 Anggota Kelompok

●          Anang Riszki Hermansyah

●          Arfian Reza

●          Aulia Dania Nur S(09)

●          Berlinda Dwi Tristiyanti (11)

●          Afrizal

 

Kesepakatan Observasi

Kelompok kami bersepakat untuk melakukan observasi di TK NUSA BHAKTI

1 Ds.Pulo. Observasi dilakukan pada hari dan waktu yang sama  masing-masing anggota kelompok melihat peristiwa yang berbeda-beda disekeliling TK NUSA BHAKTI 1.

OBSERVASI

1.Berlinda

18/November/2025

Saya melihat pak petani yang sedang pulang dari sawah dan membawa rumput

Melihat anak-anak yang sedang pulang bermain di lapangan .

Adanya selokan di depan Tk Nusa Bhakti 1 Ds.Pulo  untuk pembuangan air yang kotor

Diare Tk tersebut terdapat satu tempat untuk membeli jajan.

Jalan di desa tersebut sudah bagus dan baik karena jalan sudah beraspal dan tidak ada berlubang.

2.Rizal

18/November/2025

saat kita meng observasi tk tersebut telah banyak perubahan yang terjadi. sebelumnya taman bermain yang ada di halaman depan tidak layak, contohnya seperti ayunan yang sudah berkarat, besi besi nya yang tidak kokoh, perosotan nya kotor, tidak layak dll. sekarang semua nya sudah di perbaiki, ada penambahan keran air di depan, untuk anak' cuci tangan, praktek wudhu dll. kondisi tk tersebut sekarang sudah bagus dan layak untuk anak anak melakukan pembelajaran.

3.Aulia

18/November/2025

Saya dan teman-teman saya datang ke TK Nusa Bhakti untuk melakukan observasi kita melihat lihat sekitar yang sudah berbeda dengan yang dulu. Saya juga melihat bangunan TK yang sudah berubah,dan aspal yang sudah tidak berlubang. Namun, pagar dan mainan di TK Nusa Bhakti itu sudah amat tua bisa dikatakan juga mainan disana sudah berkarat dan pagarnya pun sudah rapuh. Temboknya sudah tercat bagus namun ada satu sisi yaitu sisi kamar mandi itu catnya berwarna hitam-hitam. Karena saya observasinya sore jadi saya tidak bisa masuk kedalam TK Nusa Bhakti karena pagar sudah digembok. Setelah saya  observasi saya pun berjalan pulang dan melihat banyak anak-anak kecil dan dewasa sedang bermain bola bersama.

4.Anang

18/November/2025

Observasi di TK Nusa Bhakti menunjukkan adanya perbaikan, terutama di bangunan sekolah dan area bermain, namun masih ada beberapa alat bermain yang masih belum diperbaiki. Bangunan sekolah terlihat terawat dan berwarna, namun pagar kayu sudah lapuk dan perlu diperbaiki atau diganti. Serta ada penambahan kran air yang bisa digunakan anak anak untuk mencuci tangan dan sebagainya. Sementara itu, area bermain luar  telah dipasang paving block, namun sebagian paving block terlihat rusak atau tidak teratur dan terdapat rumput rumput liar yang tumbuh di sela sela paving block. Jalanan disana pun sudah diperbaiki dari yang awalnya berlubang.

5.Reza

18/November/2025

Saat saya dan teman teman saya mengobservasi TK NUSA BHAKTI sudah menunjukkan perubahan yang signifikan dibanding yang dulu seperti ayunan yang sudah diperbaiki. Di Area bermain sudah ditanami pohon pohon agar udara lebih sejuk. Yang kami lihat sudah ada penambahan kamar mandi, wifi, dan keran air. namun di sekitar area TK NUSA BHAKTI masih terdapat sampah. Didepan TK tersebut juga terdapat selokan untuk pembuangan air.


KESIMPULAN

Perubahan-perubahan tersebut menunjukkan bahwa globalisasi telah meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan, infrastruktur desa, dan akses terhadap teknologi. Namun, globalisasi juga menuntut kesadaran akan pentingnya perawatan lingkungan dan fasilitas, agar perubahan positif yang terjadi dapat terus berlanjut dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar